Dikutip dari Sabda.org dan juga berbagai AI
Kitab 1 Samuel adalah salah satu kitab sejarah dalam Perjanjian Lama yang mencatat masa transisi penting bagi bangsa Israel: dari kepemimpinan para hakim menuju pemerintahan raja. Kitab ini memperlihatkan bagaimana Allah bekerja melalui tokoh-tokoh seperti Hana, Samuel, Saul, dan Daud untuk meneguhkan rencana-Nya bagi umat-Nya.
Dimulai dengan kisah Hana yang berdoa dengan sungguh-sungguh hingga lahirnya Samuel, kitab ini menekankan bahwa doa dan iman pribadi dapat membawa perubahan besar, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi bangsa. Samuel kemudian dipanggil menjadi nabi yang setia, mendengar suara Tuhan, dan menegur umat ketika mereka lebih mengandalkan manusia daripada Allah.
Permintaan Israel untuk memiliki raja menunjukkan kecenderungan hati manusia yang ingin meniru bangsa lain, padahal Allah sendiri adalah Raja mereka. Saul dipilih sebagai raja pertama, namun ketidaktaatannya membuatnya ditolak. Dari sini kita belajar bahwa ketaatan lebih penting daripada korban, dan bahwa kepemimpinan sejati hanya berkenan jika didasarkan pada hati yang tunduk kepada Allah.
Di bagian akhir, kita melihat Daud yang diurapi sebagai raja pengganti Saul. Kisah Daud melawan Goliat, persahabatannya dengan Yonatan, serta kerendahan hatinya dalam menghadapi Saul menjadi teladan iman, keberanian, dan kesetiaan. Allah menunjukkan bahwa Ia tidak melihat penampilan luar, melainkan hati yang murni dan taat.
Melalui seluruh kisah dalam 1 Samuel, kita diajak untuk merenungkan: bagaimana doa, ketaatan, dan iman pribadi dapat memengaruhi keluarga, jemaat, bahkan bangsa. Kitab ini menegaskan bahwa Allah berdaulat atas sejarah, Ia memilih dan menyingkirkan pemimpin sesuai kehendak-Nya, dan Ia selalu hadir untuk menyelamatkan umat-Nya.
Berikut ringkasan agar kita bisa lebih memahami mengenai kita ini dan pendalaman akan iman
Panggilan Samuel: 1 Samuel dimulai dengan cerita kelahiran Samuel, bagiannya bisa ditemukan di 1 Samuel 1:1-28.
Kepemimpinan Samuel: Samuel berfungsi sebagai nabi dan hakim, dan ia menegur bangsa Israel yang meminta raja (1 Samuel 8).
Pemilihan Saul: Saul diangkat menjadi raja pertama Israel, namun ia kemudian gagal dalam menaati perintah Allah (1 Samuel 9-15).
Daud diangkat: Daud dipilih sebagai pengganti Saul, dan Tuhan memerintahkan Samuel untuk mengurapinya (1 Samuel 16:1-13).
Pertarungan melawan Goliat: Cerita terkenal Daud mengalahkan raksasa Goliat dalam 1 Samuel 17.
Hubungan dengan Saul: Hubungan antara Daud dan Saul, yang awalnya positif, berangsur memburuk hingga Saul mencoba membunuhnya (1 Samuel 18-31).

