GKJ Bumi Indah

Jeda Untuk Jiwa

Jeda Untuk Jiwa

26 Maret 2026 | AK

Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.” Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan. Yohanes 7:38-39 TB

Pernahkah kalian merasa jiwa begitu kering, meski tangan sedang penuh dengan pekerjaan?​

Jujur, akhir-akhir ini jiwa rasanya kering banget. Di tengah tumpukan laporan dan urusan lapangan, ada kerinduan besar buat punya quality time sama Tuhan. Pengennya sih bisa pergi ke bukit atau gunung, menyendiri, tanpa diganggu apapun—termasuk pekerjaan.

​Tapi masalahnya, setiap kali mau ambil waktu buat doa atau baca Firman, selalu ada perasaan bersalah. Rasanya kayak “merugikan” diri sendiri karena kalau waktu dipakai buat teduh, kerjaan bakal makin numpuk. Akhirnya, waktu buat Tuhan jadi tergeser terus.
​Tapi lewat ayat di Yohanes 7 ini, saya ditegur. Yesus bilang, “Barangsiapa percaya kepada-Ku… dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.”

​Ternyata, syarat buat dapet “Air Hidup” itu bukan saat kita punya waktu luang atau saat semua urusan beres. Syaratnya cuma satu: Percaya dan Datang. Dia menawarkan kesegaran justru buat kita yang lagi haus-hausnya dan lelah hatinya.

​Mungkin sekarang saya belum bisa fisik pergi ke gunung buat menyendiri. Tapi saya belajar kalau Tuhan nggak menuntut saya jadi pengangguran dulu baru bisa dekat sama Dia. Dia mau jadi “Roh Penghibur” tepat di tengah kejenuhan kerja saya.

​Buat teman-teman yang mungkin lagi merasa “kering” juga: jangan tunggu kerjaan beres baru cari Tuhan. Mari kita “minum” sebentar di tengah kesibukan ini, supaya hati nggak makin gersang.

Facebook
Twitter
Email
Print

Related article