Gereja Kristen Jawa (GKJ) Bumi Indah, yang kini berlokasi di Jl. Perumahan Bumi Indah, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, memiliki sejarah perintisan yang berakar kuat pada kerinduan untuk bersekutu dan melayani. Cikal bakal GKJ Bumi Indah dimulai pada tahun 1999, diprakarsai oleh Stevanus Wasiman, salah satu anggota Majelis GKJ Tangerang. Motivasi utamanya adalah jarak tempuh yang sangat jauh—sekitar 25 kilometer—antara wilayah Bumi Indah dengan GKJ Tangerang, yang menyulitkan orang-orang Kristen asal Jawa setempat, yang mayoritas adalah buruh, untuk beribadah secara rutin. Didorong oleh dukungan penuh dari Majelis GKJ Tangerang dan warga, Stevanus Wasiman bersama rekan-rekannya, Suratno Yakobus dan Wahyu Agus Purwoto, merintis persekutuan.
Langkah awal diwujudkan melalui kebaktian rumah tangga perdana yang digelar pada hari Sabtu, 5 September 1999, di kediaman keluarga Stevanus Wasiman. Persekutuan ini awalnya hanya melibatkan belasan kepala keluarga, namun semangat dan antusiasme yang tinggi membuat kebaktian berkembang pesat. Dari yang awalnya hanya diadakan satu kali sebulan, frekuensi ibadah umum segera ditingkatkan menjadi dua kali, hingga akhirnya mampu diselenggarakan setiap hari Minggu. Peningkatan jumlah jemaat memaksa mereka berpindah dari rumah keluarga ke ruang yang lebih luas. Mereka kemudian menyewa sebuah rumah toko (ruko) di Blok RE Nomor 10, sebelum akhirnya pindah ke ruko di Blok RC Nomor 16 yang menjadi saksi bisu perkembangan komunitas ini menjadi Pepanthan GKJ Tangerang. Di lokasi inilah pelayanan mulai terorganisasi dengan pembentukan komisi-komisi seperti Komisi Anak dan Komisi Warga Dewasa.
Perjalanan ini diwarnai dengan berbagai suka dan duka. Mereka harus menghadapi tantangan berpindah tempat ketika kontrak ruko tidak dapat diperpanjang, serta penolakan dan provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab di ruko kontrakan. Tantangan terbesar datang ketika Stevanus Wasiman, tokoh pelopor yang penuh pengabdian, dipanggil Tuhan di tengah perjuangan mewujudkan tempat ibadah permanen. Namun, semangat yang diwariskannya membuat jemaat semakin kompak dan gigih. Puncaknya, pada tahun 2005-2006, Majelis Pepanthan dan jemaat berhasil membeli dua rumah yang berdekatan di Blok RE 24 dan RE 25 untuk disatukan dan dijadikan gedung gereja, meskipun tantangan perizinan dari warga setempat masih terus dihadapi hingga kini.
Berkat pertumbuhan yang mantap, kekompakan jemaat, dan pelayanan yang terus ditingkatkan, pada tahun 2018 komunitas ini resmi bermetamorfosa menjadi gereja dewasa dan mandiri, yaitu GKJ Bumi Indah. Saat ini, jemaat GKJ Bumi Indah telah menunjukkan keberagaman yang luar biasa, tidak lagi terbatas pada suku Jawa, tetapi juga merangkul warga dari Nias, Batak, Tionghoa, Manado, Toraja, Ambon, dan Timor, merefleksikan gereja yang bertumbuh subur dan inklusif di tengah berbagai rintangan.
Menjadi Gereja Yang Melayani, Bersaksi dan Bertumbuh.
Dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi tersebut, GKJ Bumi Indah juga telah menyusun Rencana Strategis (Renstra) untuk 5 tahun mendatang (2018-2023). Garis besar Renstra 2018-2023 tersebut sebagai berikut:
Untuk menjabarkan dan mengimplementasikan Visi, Misi dan Renstra tersebut, GKJ Bumi Indah menyiapkan program yang meliputi:
• Melengkapi semua prasarana untuk peribadatan
• Pemanggilan Pendeta
• Pencarian dan pembelian rumah Pastori
• Pencarian dan pembelian aset untuk tempat ibadah
• Memiliki tenaga Koster Gereja
• Pelatihan PPAG dan TGTL secara intens
• Pemetaan Pelatihan untuk meningkatkan SDM Jemaat terkait pelayanan dan PEJ
• Memperkuat sistem admistrasi Gereja
• Membentuk Komisi IKA, PEJ, Adiyuswo dll
• Aktif dalam aras Klasikal/Sinodal
• Aktif dalam FPLA & FKUB
• Pembinaan iman Jemaat terkait Teologi Kristen
• Pencarian dan pembelian aset untuk tempat ibadah
• Pembentukan Pospel di wilayah Rajeg
• Membentuk Koperasi terkait PEJ
• Menjadi tuan rumah kegiatan aras Klasikal
• Memiliki tempat ibadah yang permanen
• Memperoleh perizinan tempat ibadah yang permanen
• Pembentukan Pepanthan di wilayah Rajeg
• Membentuk yayasan terkait PEJ
• Menjadi bapak angkat untuk 1 GKJ sekeng
WhatsApp us